Liranews.com - Surabaya - Hasil Rakernas LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mencatat 12 Rekomendasi Politik, salah satunya adalah memahami kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM serta menjaring 12 figur calon Pesiden RI yang dianggap potensial memimpin pada suksesi 2014-2019. Namun paska kenaikan BBM hendaknya pemerintah melakukan kontrol terhadap harga-harga kebutuhan pokok serta menyalurkan bantuan subsidi kepada rakyat miskin secara transparan, tepat guna dan akuntabel.
Rekomendasi Politik hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LIRA berlangsung 27-29 Maret di Hotel Sahid dan dibuka oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. DR. Mahfud MD, SH, MH, kemarin disampaikan oleh Presiden LIRA, Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si di Surabaya. Dikatakan setelah mempelajari secara konprihensif serta melihat trend minyak mentah dunia yang terus naik, maka keputusan pemerintah menaikkan harga BBM perlu didukung untuk menyelamatkan keuangan negara dari kebangkrutan.



Liranews.com - Ribuan anggota organisasi masyarakat Islam dan kelompok pengajian ibu-ibu berunjuk rasa ke Polres Labuanbatu, Sumatra Utara, Kamis (22/3) sore. Mereka menuntut Kapolres Labuanbatu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hirbak Wahtu Setiawan dicopot.
Liranews.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Indenpenden Pembawa Suara Pembrantas Korupsi, Kolusi, Kriminal Ekonomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI) Ir Ganda Mora mengaku telah bertemu dengan Hadi Koeswoyo, selaku Klaim Departemen Distrik Minas PT Chevron Pacipik Indonesia di Minas, tanggal (22/3) terkait tindaklanjut perusahaan terhadap klaim masyarakat Minas Blok D6 yang lahan perkebunan warga tercemar limbah B3.
Liranews.com - Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku Umar Kei mengatakan kondisi di Bekasi saat ini sudah kondusif. Kondisi tersebut, menurutnya, tercapai setelah 12 organisasi masyarakat bersama Wali Kota Bekasi, Kapolres Bekasi, Komandan Daerah Militer, termasuk juga Tito Refra Kei, menandatangani kesepakatan tertulis untuk tidak saling serang.
Liranews.com - Koordinator LSM Kontras, Haris Azhar menilai eskalasi aksi demontrasi penolakan kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan Maret ini cukup tinggi. Sayangnya eskalasi demo ini bertendensi kekerasan oleh aparat terhadap para demonstran. Hal ini tentunya harus diwaspadai.


