KANTHIL KAPUTREN AWALI BELAJAR MELUKIS DI GOESNOEG ARTIST CLASS

KANTHIL KAPUTREN AWALI BELAJAR MELUKIS DI GOESNOEG ARTIST CLASS

Liranews, Jakarta -- GoesNoeg Artist Class, kembali memberikan kursus melukis secara gratis pada grup kedua, yakni Kanthil Keputren. Acaranya masih tetap berlangsung di Resto Ikan Bakar Saadap, jalan Pasar Minggu, Masjid Al Badaar,  Jakarta Selatan.

Menurut Pelukis Muslim yang mendunia, Agoes Noegroho atau biasa disapa GN, GAC itu mewadahi, meladeni, memfasilitasi keinginan awal para insan mulia yang awalnya hanya ingin bisa berkarya: "Melukis" saja.

Siapa pun, kata dia, mencoba, menyimak, mengkaji, menelaah, membedah dan seterusnya secara, normatif, dari pelbagai disiplin ilmu.

"Bandingkan dengan pelbagai college, institute, PT, kursus, apalagi yang khusus dibidang seni rupa, berupa "visual arts" dan apapun jenisnya di muka bumi ini, "kata GN lewat pesan WA pada liranes.com, Senin (8/4/2019) malam.

Dia mempertanyakan, dengan gengsi, bayaran, nama tinggi, apakah yang berbagi, seperti tulisan dan lukisan yang ada dibanner kelas perdana "Kanthil Keputren", selengkap bahkan tanpa batas yang hanya fisik (Seni Rupa).

"Kita sampai pada "seni rasa" hingga "seni religi dan itu bebas, "katanya.

GN kembali menjelaskan, grup Kanthil Keputren adalah grup kedua setelah Grup Sekar Kedaton yang sudah tiga kali adakan pertemuan. Selanjutnya "out door" digabungkan dengan group lainnya dengan berbagai kegiatan.

Jadi, intinya, setiap grup, katanya, hanya 3 sessi kelas.Tampaknya, ini gaya GN dalam berbagi ilmu Sang Khaliq  dengan "unlimited" atau tanpa batas. Bahkan sampai GN kembali kepada Sang Khaliq.

Menariknya, kali ini GN melelang barang-barang antik kesayangannya,  sejak tahun 80-an, saat dirinya kuliah di ITB. Artinya, memberikan barang pada orang itu bukan barang buangan atau barang yang sudah jelek.

GN biasa melelang barangnya atau lukisan kesayangannya dimulai dari harga satu rupiah, nominal rupiah. Rupiah itu, katanya, adalah  mata uang Indonesia dan apa yang yang menjadi tujuan itu semata-mata adalah ridhanya Allah.

"Bertahun-tahun mau dibeli Pak De,  anak-anak saya tidak mengizinkan. Tapi  kalau buat amal kata anak-anak nggak apa-apa. Saya sudah mengikhlaskan. Saya juga tidak merasa rugi. Bikin gallery lebih baik dari itu," ujar GN.

Sebelumnya, pada pembukaan grup kedua Kanthil Keputren, Selasa (2/4/2019) diawali dengan potong tumpeng oleh GN kemudian dilanjutkan oleh Dini Thamrin, selaku "Founder" dan "Coordinator GoesNoeg Artist Class".

Tumpeng tersebut langsung diberikan pada Lala Gozali Owner dari Gianti Creation sebagai tamu kehormatan. Kemudian diberikan p

Tags: pendidikan
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
Jakarta Selatan 12810


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter