ASMA DEWI: DI MANA MAHASISWAKU? MATINYA IDEALISME MAHASISWA

ASMA DEWI: DI MANA MAHASISWAKU? MATINYA IDEALISME MAHASISWA

pundak mahasiswa muslim teronggok amanah peradaban Islam.

Mahasiswa muslim adalah mahasiswa yang sangat menghargai sejarahnya sendiri, tidak melirik sejarah peradaban lain. Dalam jiwanya tersimpan gairah untuk mengembalikan kejayaan Islam demi kemaslahatan dan penebaran rahmat bagi manusia seluruhnya. Mereka sadar akan datangnya giliran kepemimpinan negeri ini dengan visi yang lebih baik dan mulia.

Mahasiswa muslim akan terus menyalakan lentera bagi pencerahan bangsa. Dengan keteguhan dan komitmen tinggi, mahasiswa muslim akan terus menjaga nyala lentera itu hingga benar-benar bisa menerangi kegelapan peradaban negeri ini. Lentera itu bernama Islam.

Nilai motivatif mahasiswa muslim adalah tonggak kebangkitan bangsa ini untuk melawan penjajah masa lalu. Perlawanan para mahasiswa dan santri atas penjajahan masa lalu adalah fakta tak terbantahkan. Pekikan takbir telah menjadi energi paling kuat untuk terus menjaga semangat dan gelora perjuangan mencapai kemerdekaan negeri ini.

Mahasiswa muslim adalah cermin generasi terbaik sepanjang masa. Para pemuda muslim zaman Rasulullah telah menjadi pelopor dan teladan yang menakjubkan. Motivasi untuk menjadi generasi terbaik yang dilahirkan untuk manusia adalah energi yang tak boleh padam dalam setiap dada mahasiswa muslim dimanapun berada. Gelora untuk menyatukan visi dan langkah seluruh mahasiswa muslim adalah amanah agung yang harus terus dididihkan dalam jiwa mereka.

Sebab umat Islam adalah satu. Bertuhan satu, berkitab satu, bernabi satu dan bernegara satu. Perjuangan mahasiswa muslim tanpa persatuan adalah berjuang di ruang kosong. Perpecahan mahasiswa muslim adalah cermin disorientasi. Tanpa persatuan mahasiswa muslim, mustahil melahirkan ideologi perjuangan. Jika perpecahan masih ada, maka mahasiswa muslim, meski jumlahnya banyak, mereka tak ubahnya seperti buih yang tak memiliki ruang dalam perwujudan kemajuan bangsanya.

Sebab jika dicermati, nampaknya mahasiswa muslim telah banyak yang kehilangan visi kemuslimannya, baik secara individual maupun organisasional. Banyak diantara mahasiswa muslim yang justru terjebak pada jalan pragmatisme, hedonisme dan kepentingan-kepentingan politik sesaat. Mereka tak lagi mencerminkan gerakan intelektual dan idealisme Islam.

Bahkan diantara mereka ada yang terjebak kepada ideologi sekuler dan liberal. Alih-alih ingin membangun peradaban mulia, mereka justru telah menjadi bagian dari masalah bangsa ini. Banyak mahasiswa muslim yang terjebak kepada isu-isu tak penting hingga mengakibatkan tawuran antar kampus dan berbagai anarkisme yang memalukan.

Jika demikia

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
Jakarta Selatan 12810


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter