ASMA DEWI: DI MANA MAHASISWAKU? MATINYA IDEALISME MAHASISWA

ASMA DEWI: DI MANA MAHASISWAKU? MATINYA IDEALISME MAHASISWA

arkan sikap-sikap mulia, meski dalam demontrasi sekalipun. Demonstrasi mahasiswa muslim mencerminkan etika, kepribadian dan identitas Islam.

Nilai intelektual mahasiswa muslim memiliki makna bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah adalah perwujudan dari sebuah kajian akan nilai-nilai Islam yang solutif. Islam bukan hanya agama ritual, melainkan solusi dan jalan hidup. Demontrasi mahasiswa muslim bukan sekedar orasi tanpa makna, bukan sekedar orasi sarat emosi. Demonstrasi mahasiswa muslim adalah bentuk dakwah kepada pemimpin dengan menawarkan Islam sebagai solusi atas seluruh carut marut bangsa ini.

Mahasiswa muslim adalah yang yakin akan kebenaran Islam. Mahasiswa muslim tidak menawarkan solusi atas permasalahan bangsa selain solusi Islam. Bukankah satu hal yang aneh jika seorang muslim menawarkan sekulerisme atau sosialisme sebagai solusi bangsa. Bukankah satu hal yang aneh jika seorang muslim tidak meyakini Islam itu sendiri. Bukankah satu hal yang ganjil jika mahasiswa muslim lebih fasih menuturkan teori-teori Marxisme dan Adam Smith ketimbang ayat-ayat Qur’an dan hasil ijtihad para ulama. Mahasiswa muslim adalah intelektual muslim, bukan yang lain.

Nilai keimanan mahasiswa muslim terefleksi pada upaya sungguh-sungguh menjadikan negeri ini sebagai negeri yang mendapat keberkahan dari Allah, bukan negeri yang dilaknat dan diazab oleh Allah. Sebab Allah telah berjanji akan membukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi jika suatu kaum di sebuah negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah. Sebaliknya, jika ayat-ayat Qur’an sebagai peringatan Allah justru diabaikan, maka suatu negeri itu akan menghadapi berbagai kesempitan hidup.

Berbagai bentuk kemaksiatan berupa privatisasi sumber daya miliki rakyat adalah bentuk kezaliman yang akan mendatangkan kesengsaraan rakyat. Mahasiswa muslim merefleksikan nilai keimanannya dengan menjadi pelopor dan pendorong bagi berimannya bangsa Indonesia, baik rakyat maupun para pemimpinnya. Mentaati seluruh firman Allah dalam mengurus rakyat adalah cermin keimanan seorang pemimpin bangsa.

Nilai kekhalifahan mahasiswa muslim adalah cermin gerakan peradaban. Mahasiswa muslim adalah mahasiswa visioner. Mahasiswa muslim adalah mahasiswa yang sadar sepenuhnya bahwa negeri ini telah salah kelola. Karena itu, seorang mahasiswa muslim bukan mahasiswa yang terjebak kepada kepentingan-kepentingan pragmatis dan materialistik. Mahasiswa muslim adalah pengusung idealisme sejati. Dalam hatinya tersimpan cita-cita besar untuk membangun peradaban negeri ini menjadi lebih bermartabat, mulia dan berkemajuan. Di atas

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
Jakarta Selatan 12810


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter