MEIKARTA, KORPORASI, DAN HILANGNYA NILAI KEMANUSIAAN

MEIKARTA, KORPORASI, DAN HILANGNYA NILAI KEMANUSIAAN

erjang para korporasi jika dibiarkan tentu semakin lama semakin membahayakan kelangsungan bernegara. Semakin mengguritanya bisnis mereka menunjukkan bahwa begitu kuatnya  cengkraman mereka terhadap kekuasan dan hilangnya kedaulatan dan kewibawaan sebuah negara.

Bukan rahasia umum,  korporasi  atau pemilik modal besar sangat memengaruhi atau menentukan corak kehidupan bangsa ini. Hitam-putihnya wajah negara ikut ditentukan oleh sepak-terjang komunitas elit ekonomi tersebut. Sebutan lain elit ekonomi atau pelaku usaha itu adalah konglomerat. Almarhum budayawan kenamaan Kuntowidjoyo pernah menyampaikan prediksi tersebut. Konglomerat di negeri ini memegang kunci strategis dalam memengaruhi potret kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Puluhan juta rakyat Indonesia, "katanya" menggantungkan kesejahteraan ekonomi kepada mereka.

JAS MERAH

—jangan sekali-kali lupakan sejarah—begitu kata bung Karno sang proklamator indonesia. Mungkin kita lupa bahwa dulu bangsa ini pernah di jajah oleh VOC, sebuah perusaan korporasi Belanda. Para raja di Nusantara seolah tidak berdaya dan harus bertekuk lutut untuk menyerahkan penjarahan besar-besaran atas ekploitasi kekayaan negri nusantara ini. Para raja-raja tersebut seolah menjadi pelayan VOC dengan harapan asalkan  kekuasannya masih tetap terelihara tanpa menghiraukan penderitaan rakyatnya. Setelah proklamasi kita memang lepas dari penjajahan belanda, tapi melihat kondisi sekarang seolah mengngatkan kita di jaman penjajahan belanda.

Kolaborasi  elit politik dan pemilik korporasi akan tidak terelakkan, atau bahkan merekan para pemilik korporasi menjelma menjadi elit politik dan menjadi sempurnalah cengkraman mereka atas sebuah negara .Negara demokrasi adalah sistem negara yang sangat ideal untuk menuju negara korporasi. Demokrasi oleh Barat dijadikan alat untuk imperialisasi atas nama liberalisasi, baik liberalisasi ekonomi, politik, agama, kemanusiaan, sosial dan liberalisasi kebebasan.

Keadilan Islam

Bobrokasi dari korporasi sudah begitu nyata. Manusia saat ini butuh sistem yang berkeadialan dalam segala lini sektor kehidupan. Jangan sampai harga diri dan rasa kemanusiaan rakyat dikorbankan. Gegara kerakusan segelintir manusia. Tampaknya keadilan Islam mampu mengentaskan dari segala persoalan. Islam adalah agama yang sempurna yang didalamnya mengatur semua urusan manusia, baik ekonom islam, politik islam, sosial dan tatanan kemasyrakatan. Ini adalah tuntutan keimanan.

" … Pada hari ini telah Aku sempurnakan untu

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
Jakarta Selatan 12810


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter