Liranews.com - Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengaku sudah melakukan pembelian saham kembali (buy back) sebesar Rp1 triliun pada kuartal I-2012. "Total buy back yang sudah kami lakukan itu sekitar Rp3 triliun," kata Direktur Keuangan TLKM Sudiro Asno usai Investor Day di Gedung BEI, Jakarta Kamis (3/5/2012).
BUMN
Rp3 Triliun Total Buy Back Saham Telkom
Hatta : Konsep Pembatasan BBM Masih Dibahas
Liranews.com - Jakarta - Pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan konsep kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM). Jika konsepnya sudah sempurna, bukan tidak mungkin pada pertengahan Mei nanti, pembatasan BBM dapat diberlakukan. Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa pada kunjungannya di Surabaya, Minggu (29/4/2012). Ia mengakui, rencana pembatasan BBM molor dari yang semula direncanakan pada 1 Mei nanti karena memang pembahasan konsepnya belum matang 100 persen.
Demokrat Dukung Kebijakan Dahlan
Liranews.com - Jakarta - Partai Demokrat tetap mendukung kebijakan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, meski menilai banyak partai politik yang tak suka terhadap berbagai langkah Dahlan sehingga mengambil langkah untuk menentang. "Karena beliau (Dahlan) membantu Presiden, tentu kami dukung.
Akan tetapi, para politikus di parpol lain banyak yang gerah. Ya, maklum sajalah," kata Wakil Sekretaris Jenderal PD Ramadhan Pohan, melalui pesan singkat, Senin (16/4/2012).
Ramadhan dimintai tanggapan atas langkah sejumlah anggota Dewan yang mengajukan usulan hak interpelasi.Dahlan : Rancangan Anggaran BUMN Jiplakan
Liranews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui rancangan anggaran Kementerian BUMN Tahun Anggaran 2012 hanya jiplakan dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan alokasinya pun tidak kreatif dan kurang produktif."Saya mengakui anggaran ini seperti copy paste. Hanya diganti tahun dan angkanya saja," kata Dahlan di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR di Gedung DPR MPR, Jakarta, Rabu (28/3) lalu.
BUMN WATCH: Pengangkatan Direksi BUMN Harus Sesuai Aturan
Liranews.com - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan belum lama ini melakukan penggantian sejumlah direksi BUMN. Antara lain Direktur Utama Pelni, Dirut Garuda Indonesia dan direksi dilingkungan Perkebunan Negara (PTPN) serta PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Namun pengangkatan sejumlah direksi BUMN tersebut mengundang protes dari berbagai kalangan.Terkait itu, Ketua BUMN Watch Naldy Nazar Haroen menegaskan, pengangkatan direksi dan komisaris BUMN harus tetap berpegang pada aturan dan persedur berlaku. Dengan itu, upaya menciptakan profesionalisme di lingkungan pengelola perusahaan milik Negara.



