BELUM MELUNASI HUTANG, APPI AKAN GUGAT MANAJEMEN SRIWIJACA FC

BELUM MELUNASI HUTANG, APPI AKAN GUGAT MANAJEMEN SRIWIJACA FC

LiraNews, Palembang  - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) memastikan akan memasukkan gugatan terhadap Manajemen Sriwijaya FC ke Pengadilan Negeri Palembang, hari ini Kamis (25/4/2019).

Langkah tersebut diambil untuk menyelesaikan masalah tunggakan gaji dan down payment pemain Sriwijaya FC. Dalam memasukkan gugatan, APPI akan ditemani perwakilan pemain yang pernah berseragam kuning-kuning kebesaran Sriwijaya FC.

“Kamis besok (hari ini, red), kami resmi memasukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Palembang. Sekitar pukul 09.00 WIB. Kami gugat PT Sriwijaya Optimis Mandiri cq Klub Sriwijaya FC, Badan Olahraga Profesional Indonesia, PSSI, dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi. Sebanyak 28 pemain sudah memberikan surat kuasa kepada kami,” ungkap Kuasa Hukum APPI Riza Hufaeda, Rabu (24/4).

Awalnya, APPI menerima aduan dari 29 pemain yang musim lalu gaji dan down payment-nya diutang manajemen Sriwijaya FC. Besarannya, Rp2,8 miliar. Dalam perjalanannya, sebanyak 28 pemain yang mengembalikan surat kuasa kepada APPI agar masalah ini diselesaikan ke jalur hukum. Satu pemain yang tidak melanjutkan ke proses hukum adalah Samuel Christianson.

Manajemen belum bisa melunasi utang tersebut dengan alasan uangnya masih diutang PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Uang tim berjuluk Laskar Wong Kito yang masih nyantol di PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebanyak Rp 4,5 miliar. Namun, PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi domestik tidak akan mencairkan dana subsidi tersebut sebelum menerima laporan keuangan klub yang menyatakan bebas utang.

“Kami sangat menyayangkan klub sebesar Sriwijaya FC yang koleksi gelar di berbagai kejuaraan dan cetak beberapa sejarah memiliki masalah seperti ini. Kami hanya memperjuangkan hak pemain sebagai anggota dari APPI,” ucapnya.

Dijelaskan Riza, dari proses memasukkan gugatan hingga masuk masa sidang biasanya membutuhkan waktu sebulan. Jika gugatan masuk pada 25 April, maka besar kemungkinan akhir mei sudah memasuki masa sidang. Sementara Liga 2 rencananya dimulai medio Juni.

“Jika sampai pelaksanaan kompetisi Sriwijaya FC tidak bisa melunasi utang, maka kami akan meminta kepada BOPI dan PT Liga Indonesia Baru untuk tidak mengikutsertakan Sriwijaya FC dalam kompetisi nanti,” tukasnya.**

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
    Jakarta Selatan 12810


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

    Facebook

    Twitter