THE PRESIDENT CENTER: TINGKAT GOLPUT MENURUN, JOKOWI-MARUF AMIN BERPELUANG DUA PERIODE

THE PRESIDENT CENTER: TINGKAT GOLPUT MENURUN, JOKOWI-MARUF AMIN BERPELUANG DUA PERIODE

LiraNews.com, Jakarta - Sekretaris Jendral Rumah Relawan Nusantara The President Center Fahmy Hakiem  menilai kemungkinan kalah Jokowi-Maruf Amin sangat kecil (selisih dua digit). Menurutnya, kecuali jika partisipasi pemilihnya golput. Tetapi bagaimana caranya menggolputkan pemilih Jokowi-Maruf Amin?

“Ini yang sementara dipikirkan BPN sebagai jalan terakhir. Karena sangat sulit mebalikkan persepsi publik, utamanya voters di sisa 19 hari ini,” ujar Fahmi dalam keterangannya di Posko Pemenangan Jokowi -Maruf Amin, Gedung Gajah Jl. Dr. Saharjo No.111, Jakarta selatan, Jumat (29/3/2019).

Pria berdarah Madura itu menjelaskan, sisa voters yang dulu belum menentukan sikap, ngambang atau masih diam perlahan mulai beraviliasi menunjukkan dukungan politiknya. Ada yang ke 01, dan ada juga ke 02.

Persentasenya rata - rata di kisaran 15 % lebih (suara ngambang). Anggap saja jika 15 % suara ngambang ini di bagi dua, maka masing - masing mendapatkan 7,5 %. Jika dibulatkan presentasenya,  suara ngambang 15 %. Sesuai hasil survey maka Jokowi - Maruf Amin di angka 53 % dan Prabowo - Sandi di angka 32 %.

“Kemudian kita masing - masing tambahkan 7, 5 %, jadinya seperti ini, 53 % + 7,5 % = 60,5 % dan 32 + 7,5% = 39,5%. Hasilnya 100 % suara yang masuk. Ini bisa terjadi jika Golput 0 %, tetapi tidak mungkin. Biasanya dari DPT yang ada margin errornya paling sedikit 30 %,” ungkapnya.

Rata - rata hasil rilis semua lembaga Survey Jokowi - Maruf Amin, paparnya, di angka 50 % (kurang lebih) dan Prabowo - Sandi di angka 30 % (kurang lebih) dengan margin error 2-3 % dan akurasi 95 %. Masuk 100 %.

Animo masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu 2019 semakin membaik. antusias itu sepertinya meningkat drastis di banding 2014. Berbagai elemen masyarakat ambil bagian dalam pesta demokrasi ini. Tingkat golput pun akan mengalami penurunan yang signifikan. Kita sedang berproses menuju demokrasi modern, layaknya negara - negara maju yang ada di Amerika dan Eropa.

“Jadi, kesimpulannya adalah Jokowi berpeluang besar untuk kembali menjadi Presiden Republik Indonesia untuk yang kedua kalinya,” tegas Fahmy Hakiem yang juga Ketua umum brigade Komando Merah Putih Lira dan juga Peneliti di ETOS Institute itu.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Presedium RRN-The President Center, Mustakim Ishak menerangkan, bahwa peluang pasangan 01 Jokowi-Maruf Amin meraih suara diatas 60 %. Peluang itu sangat besar, mengingat kantong2 suara itu ada di pedesaan.

Sementara di era pemerintahan Jokowi -JK banyak program-program

Tags: politik
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter