BAKAL DIGUSUR KODAM, ADE MUHAMMAD NUR SIAP BELA WARGA PERUMAHAN TNI AD

BAKAL DIGUSUR KODAM, ADE MUHAMMAD NUR SIAP BELA WARGA PERUMAHAN TNI AD

Liranews, Tangerang -- Pendiri Paradmi (Perkumpulan Advokat Moslem Indonesia, Ade Muhamad Nur, merasa prihatin apa yang dialami oleh warga Mabad. Sektor 2 Bintaro, Ciputat, Tangerang Selatan.  Pasalnya, perumahan TNI yang ditinggali sejak puluhan tahu, 1970-an itu rencananya akan digusur.

Menurutnya, perlakuan institusi terkait tidak sesuai dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi warga juga diperlakukan tidak adil, yakni diminta untuk mengosongkan perumahan yang ditinggali warga tersebut.

"Makanya saya bersama 150 Advocat Indonesia membela kepentingan anak-anak TNI, "kata Ade yang juga Caleg DPR RI Dapil 3 Banten, dari Partai Nasdem pada Liranews.com usai acara dialog bersama warga dengan tema, "Bersatulah Anak TNI, Mari Kita Bicara”, pada Minggu (10/2/2019).

Perjuangan untuk meraih keadilan tentu ada saja rintangannya, pihaknya tetap menghadapinya karena negara ini adalah negara hukum.

Makanya Ade akan mengkajinya, keputusan penetapan rumah dinas yang di Mabad pada tahun 1974. Sekarang sudah tahun 2019, berarti sudah 45 tahun warga menempati perumahan ini.

Untuk membela warga ini, tentu ada saja halangan dan rintangan, hai itu biasa terjadi. Tapi keadilan harus tetap ditempuh dengan berbagai cara.

Oleh karena itu sebagai advokat, dosen Hukum Tata Negara di Jayabaya ini meminta agar warga tetap tenang karena dia bersama 150 advokat akan memperjuangkan hak-hak warga Mabad yang mencari keadilan.

Jika perintah pengosongan perumahan TNI ini sebagian orang mengaitkannya dengan situasi politik, kata dia, hidup ini dilakukan dengan politik. Apapun aktifitas sehari-hari, tentu ada politiknya. Tapi, bukan semata-mata ikut terjun langsung berpolitik, tidak seperti itu.

"Setiap orang punya pemahaman atau tanggapan berbeda. Ada unsur politik atau tidak tentu persoalan ini adalah internal Kodam. Kita tidak ikut  masuk kedalamnya," tambahnya.

Yang jelas, sebagai advokat membela kepentingan warga, anak-anak TNI yang berurusan dengan Kodam. Membela supaya mereka mendapatkan haknya kembali.

Dia akan perjuangkan, membela masyarakat yang terdhalimi. Setiap masyarakat, tambahnya, tentu punya benturan dengan persoalan hukum. Tapi, tentu ada celah hukum yang dimiliki warga, mereka ada perlindungan hukum.

"Sekali lagi saya membela warga hanya melihat sebagai anak bangsa saja. Sebagai rakyat Indonesia,” ucap Ade.

Sebelumnya, dihadapan warga, Ade bersedia maju dan tampil terdepan membela warga Mabad. Dia akan mengkaji kembali persoalan ini bersama warga. Melihat celah hukumnya seper

Tags: hukum
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI

 

 

 


Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

Facebook

Twitter