TAHUN DEPAN, RAJA AMPAT OPTIMIS CAPAI TARGET KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN

TAHUN DEPAN, RAJA AMPAT OPTIMIS CAPAI TARGET KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN

Raja Ampat, LiraNews.com -- Raja Ampat  Dalam rangka meningkatkan pemenuhan salah satu hak dasar anak, yaitu kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyelenggarakan acara Sosialisasi Percepatan Pemenuhan Hak Anak Atas Akta Kelahiran, Raja Ampat.

Raja Ampat termasuk ke dalam Kabupaten dengan persentase kepemilikan akta kelahiran yang rendah dan masuk ke dalam prioritas nasional, untuk itu Kemen PPPA terus berupaya mendorong pemahaman dan kesadaran masyarakat maupun pembuat kebijakan, yaitu pemerintah daerah untuk bekerjasama meningkatkan percepatan kepemilikan akta kelahiran.

“Dengan adanya komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Raja Ampat, yang menyatakan yakin dan optimis bahwa Raja Ampat akan mencapai target kepemilikan akta kelahiran pada 2019, membuktikan bahwa upaya Pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan akta kelahiran telah berhasil,” tegas Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak, Lies Rosdianty, Jumat (7/9/2018).

Wakil Disdukcapil, Ones Kolomsusu, mengungkapkan bahwa hingga September 2018, Raja Ampat memiliki 65% cakupan akta kelahiran. Mereka optimis angka tersebut akan terus meningkat hingga 70% di akhir Desember 2018. Ia juga menyatakan, bahwa secara geografis Raja Ampat adalah wilayah kepulauan, terdiri dari 24 distrik dan 120 desa/kelurahan, yang terpisah oleh laut. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kepemilikan akta kelahiran bagi anak di Raja Ampat.

Mahalnya biaya transport dan keterbatasan transportasi yang dimiliki Disdukcapil, menambah kesulitan dalam menjangkau penduduk terkait kepemilikan akta kelahiran. Untuk itu kami telah mengajukan pengadaan Speed Boat kepada DPRD guna menunjang kinerja yang lebih baik. Jika DPRD dapat merealisasikan pengadaan speed boat tersebut, maka kami optimis pada 2019 cakupan kepemilikan akta kelahiran di Raja Ampat dapat mencapai 82%, bahkan melebihi target Nasional yaitu 85%.

Namun dibalik beberapa kendala yang dihadapi, Disdukcapil bersama DP3AKB tetap berupaya dalam meningkatkan kepemilikan akta kelahiran dengan berbagai cara diantaranya melalui turun langsung ke desa-desa. Kepala DP3AKB, Siti Syam A. Karim Kadis menyampaikan, bahwa untuk meningkatkan cakupan kepemilikan akta, memang harus dilakukan bersama dan terkoordinasi dengan baik anta

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI

 

 

 


Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

Facebook

Twitter