PENGACARA: KASUS HUKUM KADES BOJONG KONENG VS SENTUL CITY BANYAK KEGANJILAN

PENGACARA: KASUS HUKUM KADES BOJONG KONENG VS SENTUL CITY BANYAK KEGANJILAN

Cibinong, LiraNews.com -- Advokat Doddy Harrybowo, SH., MH, menilai dalam perkara kades Bojong Koneng Agus Samsudin (AS) sangat banyak keganjilan. Diantaranya adalah tentang riwayat dan pemilik asal yang berbeda perolehannya antara Pelapor dan tersangka Nurdin.

“Dengan kata lain error in obyekto. Bahwa bukti yg diajukan pelapor daluarsa karena diketahui oleh pelapor diduga adanya tindak pidana pada tahun 2014 dan baru dibuat LP nomer LP/B/1139/IX/2016/JBR/Res.Bgr tgl. 6 sept 2016 dengan merujuk pasal 74 KUHP,” ujar kuasa hukum Agus Samsudin (AS) kepada wartawan.

Doddy mengatakan, pihaknya banyak memiliki bukti yang meringankan. Saat ini sedang disiapkan oleh rekan kuasa hukum . “Bukti nti menyusul bang, lg disiapkan oleh rekan saya....Tks,” kata Doddy.

Terkait surat Bupati Bogor, Doddy menegaskan, bahwa siapapun boleh mengajukan dan menjaminkan dirinya selama ada hubungan hukum antara yang bersangkutan dengan terdakwa. Dalam hal ini Bupati Bogor sebagai pimpinan struktural dari kades.

“Surat bupati ini tentu bukan berniat untuk intervensi. Jika berniat intervensi cukup by phone hubungi Majelis Hakim,” jelasnya.

Ada beberapa poin dalam surat permohonan penangguhan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dalam hal ini Bupati Bogor, salah satu poinnya yakni, demi kelancaran pelayanan terhadap masyarakat, Bupati Bogor meminta terdakwa Agus ditangguhkan penahanannya.

Sebagaimana diberitakan, dalam sidang lanjutan kasus lahan di Bojong Koneng dengan terdakwa  AS di Pengadilan Negeri Kelas 1 Cibinong, mendengarkan eksepsi atau sanggahan dari pihak terdakwa. Selain AS, adalah Nurdin dan Suma yang dituntut 7 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tira SH, MH, kades AS diduga telah mengeluarkan surat terkait kepemilikan tanah atas nama Nurdin. Sementara Nurdin mengklaim bahwa tanah seluas 2000 meter persegi itu merupakan harta waris peninggalan ayahnya, Haji Anwar.

Namun, dari pengakuan AS, waktu ttd riwayat tanah dan permohonan sertifikat dirinya tidak mengetahui bahwa tanah tsb sudah HGB.

Ia mengetahui setelah masuk nya berkas ke BPN dan diakukan pengukuran. Menurut pengecekan Suma bahwa perbaikan persil sudah sesuai dengan lokasi dan peta persil karena lokasi persil 1 dikanan jalan dan persil 2 b dikiri jalan.

Sementara, menurut keterangan H Nurdin, H Anwar selaku orang tua nya membeli tanah dari Mayati Saerin c 493, dan perbaikan administrasi udah sesuai dengan PP no 72 th 2004.

Untuk penertiban administrasi yang

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI

 

 

 


Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

Facebook

Twitter