MARAK KKN PROYEK DI KEMENTERIAN PUPR LSM LIRA BENTUK TIM PEMANTAU

MARAK KKN PROYEK DI KEMENTERIAN PUPR LSM LIRA BENTUK TIM PEMANTAU

Jakarta, LiraNews.com --- Maraknya praktek KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme) di dalam proyek infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat LSM LIRA (Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat) bentuk Tim Pemantau dan investigasi diberbagai daerah. Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono menyambut baik dan meminta LSM LIRA berperan aktif mengawasi pembangunan infrastruktur untuk menghindari penyalahgunaan wewenang (abuse of power)

Menurut Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal kepada media di Jakarta, pihaknya turut prihatin dengan banyaknya kasus korupsi dalam pengelolaan proyek di Kementerian PUPR yang melibatkan anggota dewan, pengusaha dan juga pejabat pemerintah. Ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses tender hingga pelaksanaan proyek dilapangan. 

Sebagaimana diketahui korupsi proyek-proyek di Kementerian PUPR mencuat kepermukaan setelah KPK menjerat Anggota DPR RI, periode 2014-2019, Darmayanti Wisnu Putranti beserta 12 orang lain termasuk pengusaha dan pejabat sebagai tersangka dalam korupsi proyek di Kementerian PUPR. Kemudian Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan dan terkini Bupati Labuanbatu, Pangonal Harahap serta masih banyak yang lain lagi.

Banyaknya penyelewengan ini karena lemahnya pengawasan, baik dalam proses tender maupun dalam implementasi di lapangan. Dari hasil pemantauan biro intelijen dan investigasi LSM LIRA, terjadinya KKN telah dimulai dari pembuatan rencana anggaran, proses tender hingga pelaksanaan dilapangan yang melibatkan oknum pusat, daerah dan pengusaha, tegas pria berdarah Batak-Madura itu.

"Karena itu setelah bertemu dengan Bapak Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono beliau meminta LSM LIRA harus ikut membantu mengawasi pembangunan infrastruktur agar penyalahgunaan wewenang dapat ditekan. Kami diminta memberi informasi jika ada dugaan KKN atau abuse of power (penyalahgunanaan wewenang)," tegas Jusuf Rizal yang mengaku sudah berteman baik dengan Menteri Basuki sejak menjabat Dirjen SDA.

Lebih lanjut menurut pria yang menggagas Rumah Relawan Nusantara (RRN) Jokowi Dua Periode The President Center itu, terjadinya berbagai kasus korupsi proyek PUPR ini tidak hanya merugikan negara, tapi juga merusak citra Menteri serta Presiden Jokowi. LIRA sebagai LSM yang pro pemerintah, tapi tetap kritis dan independen ikut ambil bagian melakukan pengawasan agar kebocoran dapat ditekan.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Bidang OKK (Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan) KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) dengan anggota 7 juta orang itu, menyebutkan prakte

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

Facebook

Twitter