BPTP BALITBANGTAN GORONTALO, SEMARAK PANEN PADI BERSAMA, WUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN

BPTP BALITBANGTAN GORONTALO, SEMARAK PANEN PADI BERSAMA, WUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN

Gorontalo, LiraNews.com -- Gerakan panen padi bersama untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Provinsi Gorontalo masih terus berlanjut. Kali ini, panen padi bersama digelar BPTP Balitbangtan Gorontalo di Gapoktan Mentari Jaya, Desa Bandung Rejo, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, pada hamparan 270 ha, Kamis (28/12/2017).

Hadir dalam acara panen tersebut Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Komandan Kodim 1304 Gorontalo, Anggota DPRD Prov. Gorontalo, BPS Provinsi Gorontalo, Camat Boliyohuto, Koramil dan para Babinsa Kecamatan Boliyohuto, Kepala Desa Bangun Rejo, Kepala BP3K, PPL, peneliti, penyuluh, dan staf BPTP Balitbangtan Gorontalo, Gapoktan dan para petani.

Kepala BPTP Gorontalo Awaludin Hipi, mengatakan, saat ini, semuanya panen bersama dilokasi produksi benih padi varietas Inpari 31 untuk benih sumber. Nantinya, dari pertanaman ini akan dihasilkan benih sumber kelas Benih Pokok (BP) yang dapat digunakan oleh produsen benih (penangkar) untuk memproduksi benih sebar (BR).

"Varietas padi Inpari 31 ini tahan wereng batang coklat (WBC) yang merupakan hama utama yang dapat menyebabkan kerusakan tanaman dan dapat berakibat fuso.

Beberapa varietas unggul baru (VUB) yang ada saat ini dan sudah diproduksi oleh UPBS BPTP Gorontalo yakni Inpari 30, Inpari 32 HDB, Inpari 33, Inpari 38 dan Inpari 39 (tahan penyakit Blas), dan Inpari 41, dan sebagian besar VUB ini merupakan turunan dari Ciherang yang disenangi petani.

"Pada tahun 2017 ini UPBS BPTP Gorontalo telah memproduksi benih padi kelas BP dan BR dari beberapa varietas sejumlah 10,8 ton, dan sebagian besar telah terdistribusi kepada produsen benih dan para petani, ujar Awaludin.

Dari hasil panen petani di wilayah ini mencapai kisaran produktivitas 6,5 - 7,5 t/ha. Lanjutnya, saat ini dan kedepan BPTP Balitbangtan Gorontalo terus mendiseminasikan secara masif Teknologi Budidaya padi Jajar Legowo (JARWO) Super yang sudah diuji coba dalam skala luas di Provinsi lain.

Jarwo Super merupakan teknologi budidaya padi berbasis sistem tanam jajar legowo dengan komponen teknologi utama, Pertama, Penggunaan VUB padi berpotensi hasil tinggi seperti Inpari 30, Inpari 32, dan Inpari 33,

Kedua, Aplikasi biodekomposer untuk mempercepat pelapukan jerami padi sehingga menjadi pupuk organik.

Ketiga, Aplikasi pupuk hayati sebagai seed treatment pada benih. Keempat, Sedapat mungkin menggunakan pestisida nabati untuk pengendalian hama dan penyakit.

"Terakhir, Kelima, Penggunaan alat dan mesin pertanian seperti alat tanam Jarwo

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah : Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi : Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi :Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si Wakil Pemimpin Redaksi :M. [...]

Facebook

Twitter