MUI: DI TAHUN POLITIK 2018, MASYARAKAT TIDAK MUDAH TERPROVOKASI

MUI: DI TAHUN POLITIK 2018, MASYARAKAT TIDAK MUDAH TERPROVOKASI

Jakarta, LiraNews.com -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi di Tahun Politik 2018, terutama jika politik itu dikaitkan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Isu SARA pada tahun politik ini harus disikapi dengan baik. Dan yang penting bagi kita untuk menjunjung kesadaran berpolitik. Jadi politik harus menjunjung kesantunan akhlakul karimah, tidak curang, memfitnah, menebar kebencian dan melanggar undang-undang yang berlaku,” kata Zainut, di Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Menurut dia, tokoh agama boleh saja mengajak umatnya memilih partai A atau partai B sepanjang tokoh tersebut menjalankan tugas politiknya dengan benar.

Artinya, lanjut Zainut, tokoh agama tersebut menjalankan tugas politiknya dengan baik, seperti tidak mencaci maki, tidak melakukan fitnah tidak melakukan ujaran kebencian, dan siapapun dia silakan saja menjalankan tugas politiknya karena itu merupakan hak politik warga negara.

Menurut dia, Tahun 2018 ketegangan politik cenderung akan naik seiring terjadinya perbedaan sikap dalam mendukung calon tertentu. Hal itu tidak dapat dihindari tapi bisa diwaspadai agar tidak mengarah pada terancamnya persatuan, kesatuan dan kebhinnekaan.

Dia mengatakan masyarakat sangat rentan dalam menyikapi bebagai persoalan perbedaan apalagi jika dikaitkan dengan politik berbumbu SARA. “Kita harus menjaga kondisi masyarakat sehingga dalam pelaksanaan pesta demokrasi dapat baik,” kata dia.

Menurut dia, pihak manapun sangat mudah memainkan isu SARA di tahun politik 2018 yang menyelenggarakan 171 Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) di seluruh Indonesia. Politisasi SARA, lanjut dia, membuktikan masyarakat dapat terbelah sebagaimana pernah terjadi di Pilkada DKI Jakarta.

Saat itu, masyarakat terpolarisasi dan terpecah sehingga menggangu kohesi antar-SARA. Dia mengatakan hal tersebut tidak sehat jika terjadi karena membahayakan persatuan dan kesatuan masyaraka. LN-AZA

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    Dewan Pengarah : Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi : Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi :Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si Wakil Pemimpin Redaksi :M. [...]

    Facebook

    Twitter