PEMBERHENTIAN MENDADAK KABAIS TNI, TIMBULKAN TANDA TANYA

PEMBERHENTIAN MENDADAK KABAIS TNI, TIMBULKAN TANDA TANYA

Jakarta, LiraNews.com – Jabatan kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Mayjen Ilyas Alamsyah mendadak diganti oleh Marsda Kisenda Wiranata Kusuma, yang merupakan perwira tinggi TNI AU. Padahal pada 21 November 2017, Mayjen Ilyas baru saja dilantik saat dicopot Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Inisiator Garuda Nusantara Center, Andrianto menangkap ada kesan upaya pembersihan dengan pencopotan Mayjen Ilyas tersebut. 

"Pemberhentian yang mendadak begini menimbulkan tanda tanya semua kan, ada apa di balik ini, sehingga terkesan ada pembersihan orang-orang Gatot," ujarnya, ditulis Jumat (29/12/2017).

Andrianto mengatakan, selayaknya memang di dalam institusi TNI tidak diperkenankan loyal kepada individu walaupun itu jenderal. Pejabat TNI harus patuh dan loyal kepada institusinya. Namun, dia menyayangkan jika terjadi Gatotisasi.

“Yang timbul kan seperti ini jadinya. Apalagi, posisi kepala Bais sangat strategis dan vital di tubuh TNI,” katanya.

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo mempertanyakan di akun Twitternya, apakah TNI dalam keadaan darurat? Sehingga Ka Bais TNI mendadak dicopot.

“Apakah TNI dlm keadaan darurat? sehingga Ka Bais TNI hari ini (27/12) pukul 13.00 tiba-tiba sertijab,” kata di akun Twitter-nya, Rabu (27/12/2017).

Padahal, katanya, kepala Bais lama, Mayjen TNI Ilyas baru balik dari umroh pukul 10.20. Selain itu, Mayjen Ilyas baru dua bulan menjabat.

“Sebelumnya saat jadi Dankolakops TNI Tinombala dinilai berhasil melumpuhkan Santoso di Poso,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, Marsekal Hadi Tjahjanto merevisi surat keputusan terakhir Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Surat Keputusan Panglima TNI Bernomor Kep/982.a/XII/2017 yang dikeluarkan Selasa, 19 Desember 2017, ini menyebut bahwa "perlu diadakan perubahan pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017."

Surat Kep/982.a/XII/2017 kemudian diikuti oleh Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1042/XII/2017. Dalam surat tertanggal 19 Desember itu Hadi merotasi 28 perwira. 6 di antaranya dirotasi dalam rangka pensiun dini, atau dengan kata lain dibebastugaskan.

Mereka yang dirotasi antara lain adalah Mayjen TNI Ilyas Alamsyah dari jabatan Kepala BAIS TNI menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Ia digantikan oleh Marsda TNI, Kisenda Wiranata, yang sebelumnya menjabat Aspam Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). LN-MHS

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    Dewan Pengarah : Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi : Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi :Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si Wakil Pemimpin Redaksi :M. [...]

    Facebook

    Twitter