REUNI ALUMNI 212, FORUM SILATURAHMI UNTUK PERDAMAIAN

REUNI ALUMNI 212, FORUM SILATURAHMI UNTUK PERDAMAIAN

Bandung, LiraNews.com - Saudara, saya ikut serta pada aksi damai dan shalat Jumat pada 02 Desember 2017 ( 212 ) bukan karena Pilgub DKI, tapi karena ingin agar proses hukum terhadap penistaan agama Islam yang dilakukan Ahok segera dituntaskan melalui proses peradilan. Kini setelah setahun berlalu, saya akan menyampaikan pandangan atas keinginan sebagian Alumni 212 berkumpul kembali di tempat yang sama, Mesjid Istiqlah dan Lapangan Silang Monas, Jakarta.

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul dijamin oleh konstitusi negara kita, tidak boleh ada seorangpun yang menghalanginya. Untuk itu aparatur pemerintah seharusnya memberikan perlindungan atas kegiatan seperti ini dari upaya provokasi dan tindakan intimidasi terhadap kebebasan berekspresi anggota masyarakat sebagaimana yang akan dilakukan oleh Alumni 212 dengan damai.

Apalagi jika ada orang karena tidak hadir atau kalaupun hadir pada 212 yang lalu namun tidak totalitas, apalagi bukan seorang Muslim, lalu tiba-tiba genit memberikan pandangan terhadap rencana Reuni 212 yang pertama ini. Saya kira tidak tepat, karena saudara bukan bagian 212 dan tidak menjiwai perjuangan ini. Elok kiranya saudara diam saja, karena ini hak orang lain untuk melakukan sesuatu untuk diri dan kumpulannya.

Ibaratnya ada suporter sepak bola klub tentu atau penggemar band/artis idolanya mau mengadakan reuni, saudara mengatakan bahwa itu tidak bermanfaat, bukan sekolah kok reuni. Apalagi menjadi paranoid, ini gerakan kelompok radikal, akan melakukan makar dan semua yang berbau politik anti pemerintah serta ideologi anti Pancasila dituduhkan kepada kegiatan reuni dan alumni 212. Mengertikah saudara arti reuni, tahukah saudara kami yang 7 juta hadir 212 dulu itu siapa?

Kami adalah orang yang terpanggil karena merasa kitab agamanya dibina, bukan akan melakukan sesuatu kejahatan sebagaimana mungkin ada dalam benak saudara, kami hanya orang biasa, beragama Islam dan war
ga negara Indonesia. Kami tidak mewakili siapapun dan juga tidak digerakkan oleh apapun kecuali kecintaan kami kepada agama kami dan keinginan kami hidup berdampingan dengan damai di negara kami sendiri. Saudara ingat Presiden Jokowi saja hadir, jadi apa yang salah dari pertemuan 212 saat itu dan reuninya kali ini.

Peristiwa besar, sayang media massa tertentu telah menjadi partisan, tidak berani menyiarkan suasana silaturahmi 212, yang sangat kuat terasa memasuki relung sumsum kami hingga saat ini, ditengah curahan hujan, bacaan salawat dan kumandang ayat dari kitab suci saat itu, sungguh membuat kami rindu untuk bisa bertemu kembali, apalagi reuni kali ini b

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter