ROMO MAGNIS SUSENO : WALK OUT ANANDA SUKARLAN TELAH MENGHINA PUBLIK

ROMO MAGNIS SUSENO : WALK OUT ANANDA SUKARLAN TELAH MENGHINA PUBLIK

Jakarta, LiraNews.com - Sikap permusuhan yang dilakukan pianis Ananda Sukarlan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan dinilai memalukan.

Hal ini dikatakan Romo Frans Magnis Suseno terkait aksi walkout Ananda Sukarlan pada acara 100 tahun Kolese Kanisius di Jakarta-Expo Kemayoran, Sabtu lalu.

"Apa yang terjadi - bukan salah Panitia! - menurut saya memalukan dan sangat saya sesalkan. Yaitu, begitu Gupernur bicara, sebagian besar hadirin, mengikuti Bpk Ananda Sukarln, meninggalkan ruang. Andaikata Gupernur mengatakan sesuatu yang tidak senonoh/jahat/menghina, walkout dapat dibenarkan. Tetapi walkout kemarin menunjukkan permusuhan terhadap pribadi Gupernur merupakan suatu penghinaan publik," ujar Romo Magnis Suseno.

Berikut pendapat gamblang Romo Magnis (dengan ejaan dan tanda baca asli tanpa diedit):

✔Terman-teman,

Sabtu kemarin jam 21.30 saya masuk ruang di Jakarta-Expo Kemayoran, acara 100 tahun Kolese Kanisius. Saya minta perlu datang pas malam-malam karena belum merasa fit. Ruang besar gelap, ada ratusan (seribu lebih?) orang, saya diduduki di baris pertama, di samping Pak Sarwono Kusumaatmadja. Acara masih musik/nyanyi-nyanyi. Kemudian lima orang satu-satu diminta ke panggung, menerima penghargaan, termasuk saya (saya terharu, tetapi sampai sekarang belum paham di mana jasa saya). Masih sebelum acara selesai saya minta diantar pulang karena capai.

Nah, sekarang saya baru tahu ada "kejadian Anies". Berhubung saya, secara tak langsung, terlibat, saya mau memberi pendapat saya.

Pertama, saya anggap sangat tepat Panitia Perayaan mengundang Gupernur DKI dan senang bahwa Gupernur memang datang. Wajar itu pada perayaan 100 tahun sebuah sekolah ternama di ibukota.

Kedua. Namun apa yang terjadi kemudian - bukan salah Panitia! - menurut saya memalukan dan sangat saya sesalkan. Yaitu, begitu Gupernur bicara, sebagian besar hadirin, mengikuti Bpk Ananda Sukarln, meninggalkan ruang. Andaikata Gupernur mengatakan sesuatu yang tidak senonoh/jahat/menghina, walkout dapat dibenarkan. Tetapi walkout kemarin menunjukkan permusuhan terhadap pribadi Gupernur merupakan suatu penghinaan publik. Kok bisa? Di negara mana pun, di luar pertemuan polltik, hal itu jarang terjadi. Saya kutip Sdr. Abdillah Toha: apakah, dengan kejadian ini diviralkan, "justru tidak menjadi counter productive dan akan mempertajam permusuhan di negeri yang sudah rentan intoleransi itu?"

Ketiga: Anies adalah Gupernur sah DKI, dipilih secara demokratis oleh suatu mayoritas meyakinkan. Politisi mana di dunia yang d

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter