SURVEI LKPI: PERTARUNGAN PILKADA JATIM PUNYA HUBUNGAN ERAT PILPRES 2019

SURVEI LKPI: PERTARUNGAN PILKADA JATIM PUNYA HUBUNGAN ERAT PILPRES 2019

Jakarta, LiraNews.com - Hasil survei ketiga Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) jelang Pilkada Jawa Timur yang dilaksanakan mulai tanggal 20 - 30 Oktober 2017 menunjukkan persaingan yang ketat.

Survei mengunakan jumlah responden sebanyak 900 Warga Jawa Timur yang pada bulan Juni 2018 terdaftar sebagai pemilih di TPS saat berlangsungnya pemungutan suara di 38 kota /kab se Jawa Timur.

Direktur Eksekutive LKPI, Arifin Nur Cahyono menjelaskan, metode penarikan dan penentuan sample /responden terpilih mengunakan metode multistage random sampling secara proposional antara total DPT sebagai Populasi dengan jumlah Responden ,dengan Tingkat kepercayaan 95 % dan margin of error 3,3 persen.

Demographi Responden Untuk Tingkat pendidikan Respoden terdiri dari 5,1 persen lulusan SMP Dan 70,7 persen lulusan SMA dan 24,2 persen lulusan perguruan Tinggi.

Selama bulan September - Oktober, paparnya, dari penelitian LKPI nama- nama bakal Calon Gubernur Jawa Timur sudah mengkerucut menjadi 3 nama yaitu Syaifullah Yusuf yang sudah diusung oleh PDI- Perjuangan Dan PKB lalu Khofifah Indar Parawansa yang diusung Nasdem, PPP, Golkar dan Hanura. Sementara La Nyalla Mataliti belum diusung oleh Partai Politik yang punya Hak mengusung Dan Kursi di DPRD Jatim seperti Gerindra, PAN, PKS, Demokrat.

"Hasil temuan Survei dari 900 Responden sebanyak 69,2 persen berpendapat bahwa pertarungan pilkada Jawa Timur punya hubungan erat dengan Pemilu 2019 dalam persaingan antara Partai Pendukung Joko Widodo dan Partai Pendukung Prabowo Subianto nantinya," ujar Arifin, Sabtu (4/11/2017).

Dari 78,3 persen responden, lanjutnya, mempercayai bahwa pengusungan Syaifullah Yusuf oleh PDI-P dan PKB serta Khofifah Indar Parawansa oleh Nasdem, Golkar dan PPP sebagai bentuk siapapun terpilih maka Pilpres 2019 cenderung mereka akan mendukung Joko Widodo sebagai Capres 2019 yang akan diusung oleh PDIP, PKB, Nasdem, Golkar, PPP.

Sementara 76,9 persen Responden beropini bahwa Partai besutan SBY adalah sebagai penyeimbang dalam perolehan suara Pilpres di Tahun 2019, jika terjadi rematch antara Joko Widodo vs Prabowo Subianto.

"Dari Hasil survei Opini Masyarakat sangat Jelas bahwa Joko Widodo Dan Parpol pendukungnya sudah siap siap untuk menghabisi Suara Prabowo Subianto dan Parpol Pendukung Prabowo Subianto di Jawa Timur," katanya.

Dia menambahkan, dari Opini responden sebanyak 89,3 persen mengatakan bahwa La Nyalla Mataliti lebih dianggap sebagai Tokoh yang mewakili Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono dan Parpol non Pemerintah di Jawa Timur dan juga La Nyalla

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter