PRESIDEN JOKOWI TIDAK MAU DITEMUI, DEMO MAHASISWA BERAKHIR CHAOS

PRESIDEN JOKOWI TIDAK MAU DITEMUI, DEMO MAHASISWA BERAKHIR CHAOS

Jakarta, LiraNews.com – Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Inddonesia menggelar aksi dalam rangka tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di depan Istana Merdeka, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kemaren.

Para mahasiswa tetap bertahan di depan Istana Merdeka hingga malam, mereka tidak mau membubarkan aksi sebelum Presiden Jokowi bertemu mahasiswa. Akhirnya sekitar pukul 23.25 WIB, polisi membubarkan paksa aksi mahasiswa.

Demonstran yang tengah shalawatan dibubarkan polisi, terdengar teriakan "Pulang-pulang. Sudah kelewat malam. Bubar kalian."

Bersamaan dengan teriakan tersebut, polisi merangsak ke tengah massa, untuk menggiring mahasiswa pulang. Polisi lainnya, mengumpulkan atribut dari massa peserta aksi.

Terjadi bentrokan saat mahasiswa dibubarkan. Sembilan orang peserta aksi unjuk rasa langsung ditangkap polisi

"9 orang kita amankan. Kita kenakan pasal 406 dan 170, sementara melakukan pengerusakan terhadap inventaris anggota polri maupun fasilitas umum," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis di kawasan Monas.

Mereka saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk  dilakukan pemeriksaan atas apa yang telah diperbuatnya. "Kita amankan, sudah kita kirim ke Polda Metro Jaya," ucap Idham.

Idham menuturkan, dalam peristiwa tersebut terdapat tiga anggota kepolisian yang mengalami luka-luka akibat bentrok terhadap massa aksi unjuk rasa.

"Anggota kami terluka tiga orang. Karena bentrok saat pembubaran saat ini sudah dibawa ke klinik Polda Metro Jaya," jelas Idham.

Sementara Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia, Wildan Wahyu Nugroho mengatakan bahwa massa aksi yang tertangkap sekitara 12 orang, terdiri Yogi ali (IPB), Aditia (Unriau), Ardi (IPB),  Wafiq (UB), Taufiq (UB), Golbi (IPB), Yahya (IPB), Susilo (IPB), Fauzan (Tazkia), Ramdhani (Unpak), Rifki abdul (akpi bogor), dan Gustri (Untirta).

“Mereka dipukul, dijambak, dan diciduk dengan kondisi berdarah-darah,” katanya.

Aksi hingga malam ini, jelasnya, bukan tanpa alasan. BEM SI berkomitmen untuk menemui Jokowi-Jusuf Kalla menyampaikan evaluasi sekaligus masukan bagi Negara. Namun, hingga malam tiba Jokowi -Jusuf Kalla tidak menemui Mahasiswa.

Hingga kondisi terakhir berita ini dibuat, Mahasiswa masih bertahan di patung kuda sembari berkonsolidasi untuk menyelamatkan rekan-rekan Mahasiswa yang tertangkap.

“Perlu diperhatikan. Kejadian hari ini semakin memperjelas bahwa kondisi negara sedang tidak baik-baik saja. Negara bersikap semena-mena. Tak perlu diragukan, gelo

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter