MENGHILANGKAN PRIBUMI SAMA SAJA MEMGHILANGKAN NKRI DAN INDONESIA MERDEKA ATAS DASAR NASIONALISME PRI

MENGHILANGKAN PRIBUMI SAMA SAJA MEMGHILANGKAN NKRI DAN INDONESIA MERDEKA ATAS DASAR NASIONALISME PRI

Jakarta, LiraNews.com - Istilah Pribumi mutlak harus diimplementasikan di dalam System kenegaraan Indonesia, Mengapa demikian? Pertama modal kemerdekaan Bangsa Indonesia berasal dari Nasionalisme Pribumi, Kedua, Indonesia sebelum menjadi sebuah Negara Indonesia telah mempunyai penduduk Pribumi, Ketiga, UUD45 mengakui Bangsa Indonesia Asli ( Pribumi). Istilah Pribumi bukan mencerminkan rasisme, akan tetapi mencerminkan eksistensi kepemilikan terhadap tanah air Indonesia.

Memaksakan menghilangkan eksistensi Pribumi di Indonesia adalah bentuk kolonialisme baru. Pribumi Itu wajib di lindungi kepentingan nya, hak hak hidupnya. Menghilangkan Pribumi sama dengan menghilangkan Negara Indonesia. Sebab ciri khas Negara Indonesia adalah Nusantara dan Penduduk Pribumi Asli. Jadi apa yang di sampaikan oleh Gubernur Anis adalah dalam rangka membangkitkan Nasionalisme Pribumi serta penegakan kembali tentang ciri khas NKRI. Kalau ada orang orang merasa terusik dengan Istilah Pribumi di anggap rasis dan dikatomi orang orang ini justru kaki tangan kolonialisme kuno dan modern. Menggunakan Istilah Pribumi saja dianggap rasis , lha kalau Pribumi miskin miskin yang di akibatkan ketidak adilan ekonomi dan politik apa kah ini bukan Rasis dan imperealis?. Betul sekali apa yang disampaikan Gubernur Anis soal Pribumi adalah tepat. Membangunan Pribumi, berpihak kepada Pribumi bukan saja amanat kemerdekaan dan Pembukaan UUD45 akan tetapi juga merupakan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari mulai president sampai Bupati prioritas utama pembangunan Nasional adalah keberpihakan pada Pribumi. Sebab hanya dengan membangun Pribumi serta memperkuat basis pembangunan ekonomi yang bertumpu pada Pribumi adalah sama dengan membangunan Nasionalisme sebagai pilar utama ketahanan Bangsa dan NKRI.

Indonesia merupakan sebuah Negara yang mengakui dua komponen utama kependudukan yaitu Bangsa Indonesia Asli dan Warga Negara. Antara Bangsa Indonesia Asli dan Warga Negara Indonesia memiliki makna yang berbeda. Bangsa Indonesia Asli adalah merupakan sasaran utama pembangunan ekonomi dan pradaban dengan memiliki hak merdeka dan hak hidup layak . Sedangkan Warga Negara Indonesia adalah hanya diberikan hak hidup tanpa mengharapkan Nasionalismenya. Dengan demikian apa yang disampaikan Gubernur Anis adalah dalam rangka untuk membangkitkan kembali rasa Nasionalisme Pribumi untuk melawan ketidak adilan Ekonomi, serta kolonialisme baru dan modern. Pidato Anis tentang Pribumi dan kolonialisme bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan Nasional dan ketahanan Nasional melalui pembangunan ekonomi Pribumi dan kebudayaa

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter