HIPMI: BANK MUAMALAT SARANA PERJUANGAN UMAT ISLAM

HIPMI: BANK MUAMALAT SARANA PERJUANGAN UMAT ISLAM

Jakarta, LiraNews.com - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anggawira mengatakan, bahwa Bank Muamalat adalah milik umat Islam Indonesia.

Hal itu dikatakan Anggawira terkait beredarnya isu hoaks tentang pembelian Bank Muamalat oleh Lippo Group.

Menurutnya, Bank Muamalat akan tetap pada khitahnya yaitu sebagai sarana perjuangan umat Islam.

Terutama dalam membangun perekonomian yang berlandaskan syariah, apalagi saat ini didukung oleh penguatan modal.

Berhasilnya PT Minna Padi Investama Sekuritas, Tbk mengakuisisi saham PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk, tambahnya, menjadi momentum Muamalat berkontribusi untuk kepentingan umat Islam.

"Masuknya Minna Padi sebagai investor jadi momentum yang mendorong Muamalat berkontribusi besar untuk kepentingan umat," ujarnya.

Dalam perjanjian tersebut, jelasnya, Minna Padi bersama mitra konsorsiumnya menjadi pemegang saham dengan porsi sebesar 51 %.

Hal ini sekaligus membantah pernyataan dibelinya Muamalat oleh Lippo Group. Serta tidak ada kaitannya sama sekali dengan Lippo Group.

"Mina Padi ini juga di-support oleh Setiawan Ichlas, pengusaha muda muslim asal Palembang," katanya.

Dia berharap, dengan bertambahnya modal, Bank Muamalat dapat membuat terobosan-terobosan inovatif.

"Sebab di era persaingan seperti sekarang, Muamalat harus menjadi perbankan syariah yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan umat,” kata Anggawira.

Sementara itu, Juru Bicara Gerbong Aktivis 98 (GA 98), Muhammad Choir mengatakan, isu pembelian Bank Muamalat ini oleh perusahaan asing yaitu Lippo Group dianggap sangat berbahaya dan bisa berujung pada kerusuhan sosial.

"Harus diingat dua kali pergantian pemerintah yang sah dengan kerusuhan sosial didahului dengan krisis ekonomi didahului dengan krisis finansial diikuti krisis sosial," jelasnya.

Dia menegaskan, isu hoaks ini sangat berbahaya, karena efeknya sangat sensitif. Isu tersebut akan membuat benih kerusuhan sosial di tengah masyarakat saat ini.

Apalagi, penguasaan asing terhadap Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan.

“Isu yang dibuat bank milik muslim dicaplok nonmuslim, ini isu SARA yang harus diluruskan,” pungkasnya. LN-JMP

 

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

    Facebook

    Twitter