KPUD SOAL VERIFIKASI: TUGAS KAMI MENERIMA DAFTAR PENGURUS PARTAI DAN KEANGGOTAAN PARPOL

KPUD SOAL VERIFIKASI: TUGAS KAMI MENERIMA DAFTAR PENGURUS PARTAI DAN KEANGGOTAAN PARPOL

Luwu, LiraNews.com-- Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kabupaten Luwu laksanakan sosialisasi tentang pemilihan umum tahun 2019.

Acara yang diselenggarakan di sebuah hotel di Ibukota Kabupaten Luwu, Belopa diikuti beberapa perwakilan partai politik, baik partai yang lama maupun baru akan mengikuti pemilu.

Salahsatunya dewan pimpinan daerah (DPD) Partai swara rakyat Indonesia yang disingkat Parsindo, tampak hadir.

Partai yang diketuai Irsyad Djafar ini, juga melontarkan pertanyaan sekaitan dengan tema sosialisasi.

Irsyad mempertanyakan soal tata cara pendaftaran partai politik. Di peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor 11 tahun 2017 ada beberapa lampiran surat yang akan diisi sehingga pihak Parsindo mengkonfirmasi.

"Kami sudah membaca dan mempelajari namun perlu diperjelas apakah pengurus kabupaten Luwu wajib mengisi lembaran dimaksud sementara pada redaksi tersebut tertulis ketua umum atau sebutan lainnya dan sekjen atau sebutan lainnya. Sehingga menurut hemat kami hal itu diperuntukkan bagi pengurus pusat atau DPP," tanya Irsyad di forum tersebut.

Hal ini mendapat tanggapan dari anggota KPU Propinsi Sulsel, Khaerul Mannan. Komisioner bidang hukum ini menjelaskan bila hal itu bukan suatu kewajiban sebab tugas KPU Kabupaten hanya ada dua.

"KPU Luwu punya tugas dua. Pertama menerima nama pengurus partai kabupaten maupun kecamatan sesuai syarat minimal limapuluh persen. Kedua menerima daftar anggota disertai KTA parpol disertai lampirannya," jelas Khaerul.

Diketahui aturan soal syarat ini tertuang dalam PKPU 11 tahun 2017 pasal 15 ayat 2 tentang tugas KPU Kabupaten Kota.

Mantan komisioner KPU Parepare tersebut, kembali menegaskan bahwa KPU Kabupaten maupun Kota pada prinsipnya saat akan melakukan verifikasi faktual diawali dengan membuka sistem informasi partai politik (Sipol) hasil teknologi yang dibuat KPU Pusat kemudian mensandingkan hasil pendaftaran partai politik daerah yang disetor pada masa pendaftaran dan selanjutnya menurut Khaerul data tersebut akan dicek.

"Setelah partai politik melakukan pendaftaran baik itu partai lama ataupun baru, maka akan kami verifikasi. Namun ada perbedaan antara partai baru dengan lama. Partai lama cukup diverifikasi administrasi tanpa faktual kecuali daerah otonom yang baru terbentuk maka akan berlaku sama dengan partai baru," urai pria berprofesi dibidang hukum.

Ketua KPUD Luwu, Abdul Tayyib menambahkan soal adanya jumlah kartu tanda anggota (KTA) partai daerah yang penduduknya tidak lebih 100.000 jiwa maka akan dilakukan sampling 10 persen dari jumlah m

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter