JURNALIS BBC SAKSIKAN ANAK MUDA PEMELUK BUDDHA BAKAR RUMAH MUSLIM

JURNALIS BBC SAKSIKAN ANAK MUDA PEMELUK BUDDHA BAKAR RUMAH MUSLIM

Rakhine, LiraNews.com - Jurnalis BBC Jonathan Head menyaksikan sendiri bagaimana sekelompok anak muda pemeluk Buddha di Rakhine membakar rumah-rumah di satu desa yang ditinggalkan warganya yang mengungsi.

"Polisi mengatakan warga Muslim sengaja membakar rumah-rumah mereka, meski kami tahu sebagian besar warga Muslim ini sudah meninggalkan desa mereka, setelah milisi Tentara Pembebasan Rohingya Arakan menyerang pos polisi pada 25 Agustus,” ujar Head saat mengunjungi Maungdawa di Rakhine bersama rombongan wartawan yang dengan pengawalan aparat pemerintah Myanmar.

Berikut kesaksian Head, melalui tulisannya :

"Saya adalah bagian dari rombongan wartawan yang diundang oleh pemerintah Myanmar untuk melihat keadaan di Maungdaw, di negara bagian Rakhine."

"Syarat untuk mengikuti perjalanan ini adalah kami harus selalu berkelompok, tak boleh jalan sendirian, dan mengikuti agenda perjalanan ke tempat-tempat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah."

"Permintaan untuk mengunjungi tempat-tempat lain yang kami nilai menarik, bahkan lokasinya sebenarnya tak terlalu jauh, ditolak dengan alasan keamanan."

"Dalam perjalanan kembali dari daerah Al Le Than Kyaw, di selatan Maungdaw, kami melihat asap membumbung ke angkasa, yang mengisyaratkan rumah-rumah baru saja dibakar."

"Polisi mengatakan warga Muslim sengaja membakar rumah-rumah mereka, meski kami tahu sebagian besar warga Muslim ini sudah meninggalkan desa mereka, setelah milisi Tentara Pembebasan Rohingya Arakan menyerang pos polisi pada 25 Agustus."

"Kami bisa melihat setidaknya tiga asap yang membumbung dan mendengar tembakan sporadis.

Kami juga melihat asap tebal berwarna hitam dari desa di tepi sawah."

"Kami langsung memutuskan untuk melihat dari dekat dengan melewati persawahan. Kami melihat api masih menyala dari beberapa rumah pertama. Seluruh rumah di desa ini habis terbakar hanya dalam waktu sekitar 20-30 menit."

"Terlihat dengan jelas bahwa desa ini sengaja dibakar."

"Ketika kami berjalan memasuki desa, kami melihat sekelompok anak muda berbadan kekar membawa parang dan pedang. Mereka meninggalkan desa. Ketika kami berusaha mewawancarai, mereka menolak direkam dengan kamera."

"Namun rekan saya, seorang warga Myanmar, bisa berbicara dengan mereka. Mereka mengaku warga Buddha Rakhine. Salah seorang di antaranya mengakui sebagai orang yang memulai membakar rumah-rumah di desa ini.

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter