MR. KAN: SAYA TIONGHOA, SAYA CINTA INDONESIA

MR. KAN: SAYA TIONGHOA, SAYA CINTA INDONESIA

Jakarta, LiraNews.com - DKI Jakarta, Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia, 17 Agustus 2017, Hari ini adalah HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Tidak berasa waktu berjalan sudah 72 tahun Indonesia merdeka.

Di hari ulang tahun kemerdekaan RI yang sangat bahagia ini, saya ingin menyampaikan ide-ide dari hasil analisis saya selama lebih kurang dua puluhan, semua ide saya ini tentunya hanya demi kemajuan dan kemakmuran bangsa dan negara.

Sebelum menyampaikan ide dari saya cara mencegah dan menyelamatkan negara dari kehancuran, saya ingin menyampai sedikit asal usul tentang diri saya.

Nama lengkap saya : Kan Hiung, akrab dipanggil Mr.Kan, Saya lahir di sebuah kampung yang cukup jauh dari kota, bernama kampung Lumut, kecamatan Belinyu, kabupaten Bangka, dulunya propinsi sumatra selatan, sekarang menjadi propinsi Bangka Belitung atau BABEL - Indonesia.

Saya masih ingat sekali pertama kali listrik dari PLN masuk ke kampung kami itu di awal tahun 2013, sebelumnya kami menggunakan genset dari tetangga yang punya dan di bagi-bagi atau generator pribadi.

Saya sangat bangga dan bahagia bisa lahir menjadi Warga Negara Indonesia, Saya bisa lahir di Indonesia tentunya bukan pilihan saya, sendainya ditanya mengapa saya bisa lahir di Indonesia? saya juga tidak tahu asal usulnya.

Sebagai manusia bisa lahir didunia dan dimana pun berada sudah merupakan sebuah takdir yang sudah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, tak seorang pun bisa melawan segala takdir Nya.Hal ini pun sesuai dengan asas Pancasila.

Dan juga sebagai manusia kita harus saling menghargai, saling menghormati, dan saling tolong menolong atau saling mengasihi sesama manusia.Semua agama yang ada didunia ini pasti mengajarkan demikian.

Jika selama hidup dunia ini, semua itu kita taati dan kita jalankan berarti kita sudah menghargai sesama ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.Hal ini pun sesuai dengan asas Bhinneka Tunggal Ika.

Yang jelas saya sangat mencintai Indonesia, seandainya saya pandai bermain bulu tangkis sampai ke dunia Internasional pun saya pasti membawah bendera Republik Indonesia yang berwarna merah putih, Tidak akan mungkin saya membawah bendera Amerika Serikat, Singapura, Jepang, China atau pun negara lainnya.

Saya melanjutkan ide yang ingin saya sampaikan semuanya, Saat ini saya tidak mengatakan negara sudah hancur, namun saya katakan negara sudah berpotensi besar mengarah kehancuran ataupun sudah diambang kehancuran.

Menurut pengamatan saya, saat sekarang lah waktunya yang paling tepat kita harus bersama-sama dan bersatu untuk rapa

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter