DPR MINTA POLISI JANGAN JADI ALAT DIKTATORISME PENGUASA

DPR MINTA POLISI JANGAN JADI ALAT DIKTATORISME PENGUASA

Jakarta, LiraNews.com - Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi meminta Kapolri meluruskan pihak kepolisian yang melontarkan pernyataan kontrovesial.

Ia menyayangkan adanya aparat kepolisian yang mengklaim bahwa menolak Perppu berarti kroni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagaimana dilansir beberapa media.

"Jangan sampai publik melihat polisi menjadi alat diktatorisme penguasa. Menolak usulan Perppu dari penguasa dianggap sudah melawan penguasa, ini adalah cara pandang yang tidak tepat," ujar Aboe Bakar kepada.media, Minggu (23/7/2017).

Aboe Bakar minta Kapolri meluruskan hal ini, jangan sampai publik melihat polisi menjadi alat diktatorisme penguasa.

Menurutnya, menolak usulan Perppu dari penguasa dianggap sudah melawan penguasa adalah cara pandang yang tidak tepat.

"Ini sama saja fait accompli kewenangan DPR, karena kewenangan DPR adalah menyetujui atau menolak Perppu," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji menyatakan, bahwa siapapun yang menolak Perppu Ormas adalah kroni-kroni dari HTI.

Untuk itu, ia meminta Kapolri juga harus melakukan pembinaan terhadap oknum-oknum yang tidak paham konstitusi. LN-AZA

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
    Jakarta Selatan 12810


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait

    Ada 2 Komentar untuk Berita Ini


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

    Facebook

    Twitter