PENGUSAHA KEBUN SAWIT BERBUAT RUSUH DI DUSUN SEMARAM, BRIMOB DIBOHONGI

PENGUSAHA KEBUN SAWIT BERBUAT RUSUH DI DUSUN SEMARAM, BRIMOB DIBOHONGI

Semaram, LiraNews.com - Kondisi Dusun Semaram, Desa Sekayan, yang telah berangsur angsur kondusif, pasca kejadian pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang suruhan Pengusaha kebun sawit GN.

Bahkan pengusiran penduduk, serta pembongkaran rumah dan membakar matrial rumah penduduk pada awal bulan April tahun, 2017 lalu, kembali mulai bergejolak dan membuat masyarakat merasa was was, diakibatkan oleh kedatangan Brimob dari Polda Riau, untuk mengawal kebun milik oknum GN, dimana kedatangan Para Brimob itu, disebabkan Laporan dan permohonan Oknum pengusaha GN kepada Komandan Brimob di Polda Riau, dimana dalam laporan nya mengatakan, kebun milik nya di serobot oleh masyarakat Dusun Semaram.

Namun sayang nya, Pihak Brimob dari Polda Riau, cukup jeli, dan langsung melihat dan mengunjungi lokasi, serta bertanya langsung kepada masyarakat, dan menemukan adanya kejanggalan, terkait dengan permasalahan lahan yang dilakukan nya sendiri, yaitu melakukan tindak Pidana terhadap masyarakat Dusun Semaram, dengan Claim pemilik lahan diseluruh kebun milik masyarakat, termasuk dengan mendirikan Papan nama didalam lahan kebun masyarakat dan juga gedung Sekolah di Dusun Semaram.

"Maka dengan sendirinya, utusan pihak Brimob tersebut merasa dibohongi oleh Oknum pengusaha GN, membuat mereka kembali dengan rasa dongkol," ujar juru bicara masyarakat Edo sitorus kepada media.

Menurut Edo, sesungguhnya tidak ada permasalahan yang sedang berproses di Pengadilan terkait dengan lahan kebun Masyarakat Dusun Semaram, ataupun dengan Pihak Keluarga Tarigan CS, namun yang ada terjadi adalah perbuatan melawan Hukum yang dilakukan oleh Oknum GN.

"Dengan semua tindak Pidana itu, maka boleh saya katakan bahwa yang terjadi sebenarnya disini adalah tindakan Sewenang wenang oknum pengusaha GN dengan Tindakan murni Pidana, dan semua sudah dilaporkan pada Pihak Kepolisian Sektor Kemuning, namun tidak ada tindak lanjut tindakan penangkapan," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kemuning Kompol Taufik mengatakan, pihaknya sedang proses dan sudah serahkan perkara ini ke Polres Inhil, karna kita kekurangan Personil di Polsek ini, dan juga kami takut akan PerMA no 1 tahun 1956.

"Karena pernah ada kejadian di Inhil pihak pelaku menang dalam Pengadilan," ucapnya.

Namun, tambahnya, pihaknya masih tetap proses, dan memohon kepada para pelapor agar bersabar menunggu.

Sedangkan pengacara Hery Chariansyah SH MH, mengatakan, bahwa dalam kasus ini, janganlah terjadi keberpihakan, karena sesungguhnya, kita harus bisa bedakan mana Pidana, mana Perdata.

"Menurut saya,

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI

 

 

 


Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

Facebook

Twitter