WARGA INDIANAPOLIS KECAM PAPAN REKLAME MENGHINA NABI MUHAMMAD SAW

WARGA INDIANAPOLIS KECAM PAPAN REKLAME MENGHINA NABI MUHAMMAD SAW

Indianapolis, LiraNews.com - Sebuah billboard atau papan reklame yang terpajang di sebuah jalan raya di Indianapolis, Amerika Serikat (AS) dikecam warga Muslim setempat. Papan reklame itu memajang tulisan yang dianggap menghina Nabi Muhammad.

Papan reklame itu dipajang pihak tertentu secara anonim. Para pemimpin Muslim di Indianapolis kini menantang pemajang pesan di papan reklame itu untuk muncul dan menjelaskan motivasinya.

”Ini adalah billboard yang mengerikan, saya sangat marah, tapi sedih pada saat bersamaan dan saya ingin tahu siapa di baliknya,” kata Rima Shahid, Direktur Eksekutif Aliansi Muslim Indiana.

”Tampaknya sangat pengecut. Jika Anda memiliki semacam sikap, Anda harus berdiri di samping pernyataan Anda. Saya tidak berpikir ada ruang untuk kebencian di kota kami, billboard ini memberitahu saya sebaliknya,” ujar Shahid.

”Retorika semacam ini hanya divisi furthers di negara kita dan membuat tetangga bertanya-tanya, sama seperti saya hari ini,” lanjut dia, seperti dikutip Indy Star, Rabu malam (7/6/2017).

Shahid mengatakan bahwa papan reklame tersebut di lihat di selatan jalur I-465 dekat pintu keluar Washington Street. Papan reklame dengan pesan penghinaan itu muncul sejak Jumat.

Judul pesan di papan reklame warna hitam itu berbunyi; “The Perfect Man” (Manusia Sempurna). Di bawahnya dicantumkan beberapa poin seperti; “Menikahi seorang gadis berusia enam tahun”, pemilik dan agen budak” serta “beristri 13 perempuan”.

Di bagian paling bawah tertulis kata-kata "Educate Truthophobes”. Dari penelusuran online, Truthophobes mengarah ke beberapa kelompok anti-Muslim.

Pejabat perwakilan Indiana Andre Carson yakin bahwa pesan di papa reklame itu tidak benar. Penulisnya, kata dia, mengambil teks dan sejarah Islam di luar konteks, seperti pemahaman kelompok al-Qaeda, ISIS dan Klan terhadap teks-teks agama untuk membenarkan kefanatikan mereka.

Senator Indiana Todd Young dari Partai Republik tidak setuju dengan pesan di papan reklame itu.

“Ini di bawah kita, mengganggu dan memecah belah. Menampilkan seperti ini adalah menghasut dan menyinggung daripada mendidik,” tulis Young di akun Twitter-nya, @SenToddYoung.

Faryal Khatri, juru bicara Masyarakat Muslim Amerika Utara yang berbasis di Indianapolis, mengatakan bahwa papan iklan itu tidak hanya salah, tapi sangat menyakitkan baginya sebagai seorang Muslim yang taat.

Pesan di reklame, menurut Khatri, bisa memicu kejahatan kebencian terhadap umat Islam atau orang

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter