POLITISI PPP: AHOK SEAKAN SUDAH JADI SIMBOL NEGARA, SIAPA MENGUSIK HUKUMNYA MAKAR

POLITISI PPP: AHOK SEAKAN SUDAH JADI SIMBOL NEGARA, SIAPA MENGUSIK HUKUMNYA MAKAR

Jakarta, LiraNews.com - Ketua Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta, Maman Firmansyah menilai bahwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seakan-akan sudah menjadi simbol Negara. Siapa saja yang mengusik hukumnya melawan negara (makar).

“Ahok seakan sdh jadi Simbol Negara. Siapa yg mengusik, utk penegakkan hukum & keadilan sekalipun, Hukumnya: melawan negara (MAKAR),” ujar Maman dalam tulisannya di akun Facebook pribadinya.

Selain itu, Maman juga mengatakan, merubah UUD adalah wewenang MPR. MPR harus dengar aspirasi rakyat, boleh dong rakyat usul. Koq dituduh Makar.

“Tak satupun ranting yang patah. Mana mungkin ada MAKAR ?” lanjur Wakil Ketua DPW PPP Provinsi DKI Jakarta ini.

Sebagaimana dikabarkan,  Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath bersama empat orang lainnya, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemufakatan makar. Mereka juga sudah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat dini hari (31/3/2017).

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Michdan mengatakan, kliennya Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath tidak berniat berbuat makar.

"Beliau tidak pernah berniat makar. Beliau mengatakan hanya ingin melaksanakan demo sebagai penanggung jawab demo hari ini. Keinginannya itu petahana yang mencalonkan gubernur karena sudah jadi terdakwa, supaya ada ketentuan hukum," kata Michdan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka. Barang bukti tersebut antara lain adalah uang tunai senilai belasan juta rupiah dan beberapa spanduk provokatif yang bernada SARA.

“Ya memang ada beberapa spanduk, pamflet, dan dokumen yang kami sita,” ungkap Argo, Sabtu (1/4/2017).

Selain barang bukti tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang lainnya berupa empat unit handphone, satu unit laptop, satu unit notebook, serta tas dan dompet milik Khaththath.

Berikut barang bukti yang didapatkan polisi dari Khaththath:

Satu lembar spanduk bertuliskan “Pilihlah Gubernur Muslim Untuk Jakarta”

Dua lembar poster Forum Umat Islam, Apel Siaga Nasional, Tegakkan Tauhid, Tumpas PKI, Tauhid Benteng Pancasila

Empat lembar poster aksi 313 bertuliskan “Presiden Penuhi Tuntutan Rakyat, Segera Copot Gubernur Terdakwa Penista Agama”

Dua lembar isu SARA dalam Pilgub

Dua lembar daftar hadir

Dua buku tulis berisi rincian pengeluaran bensin, sopi

Tags:
Redaksi

Penulis: Redaksi

KANTOR REDAKSI :
Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet
Jakarta Selatan 12810


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait


Komentar Via Facebook


Profil LIRANEWS.COM

LiraNews adalah media online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan mahasiswa Perguruan tinggi di Jakarta yang senang dengan dunia internet . LiraNews bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , Tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Twitter