Menhan : FPI Tidak Dilarang Ikut Program Bela Negara

Menhan : FPI Tidak Dilarang Ikut Program Bela Negara

Jakarta, LiraNews.com. Kabar Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra mencopot Komandan Distrik Militer (Kodim) Lebak, Letkol Czi Ubaidillah lantaran memberi latihan bela negara kepada anggota Front Pembela Islam (FPI) tanpa melalui prosedur membuat Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara.

Di sela-sela acara HUT ke 4 Tahun PDIP di JCC, Senayan, Selasa (10/1/2017), Ryamizard menegaskan, bahwa tidak ada larangan siapa pun warga negara Indonesia untuk mengikuti program Bela Negara, termasuk FPI.

"Ya boleh saja, masa nggak boleh (FPI) ya. Saya makanya mau verifikasi ya kenapa bisa terjadi (kasus pencopotan)," kata Ryamizard kepada media.

Menurut Ryamizard, memang setiap kegiatan TNI yang berhubung  dalam melakukan program bela negara harusnya atas seizin dari Kementerian Pertahanan.

“Namun ketentuan perizinan itu tidak baku untuk dipenuhi. Saya baru selidiki training FPI, harusnya izin saya dulu tapi kalau nggak izin nggak apa-apa juga sih, cuma kalau ada hal yang luar biasa (saja)," kata Ryamizard.

Artinya, tegasnya, selama pemberian materi program bela negara berujung pada sesuatu hasil yang positif maka tidak ada masalah.

"Ya kalau kita mengajarkan baik ya boleh kenapa nggak, semua bangsa ini harus bela negara, FPI juga bela negara," pungkasnya.

Sebelumnya, Kodim Lebak, Banten menggelar Program PPBN (Pelatihan Pendahuluan Bela Negara) dan Penanaman 10.000 Pohon di Laksanakan di Markaz Syari’ah FPI Banten pada 5 hingga 6 Januari 2017. dilaksanakan.

Melalui bimbingan dan didikan Korem Banten, Kodim Lebak & Koramil Cipanas-Lebak Banten Program PPBN, FPI banten berhasil dengan sukses dilaksakan sebagai pembekalan untuk generasi muda FPI Banten dalam rangka wajib bela agama dan negara.

Sayangnya, usai acara tersebut Rupanya agenda ini dianggap tidak sesuai dengan prosedur. Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto mengatakan latihan ini seharusnya sudah memperoleh persetujuan secara hirarkis. Dandim Letkol Czi Ubaidillah lebih dahulu melapor kepada Danrem dan selanjutnya kepada Pangdam.

"Ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak berlapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara," ujar Desi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/1/2017). MP-NRQ

    Tags:
    Redaksi

    Penulis: Redaksi

    KANTOR REDAKSI :
    Graha Perwira, Gd. Gajah Blok AQ
    Jl. Dr. Saharjo No. 111 Jakarta Selatan


    Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

    Berita Terkait

    Form Komentar



    Masukan 6 kode diatas :

    huruf tidak ke baca? klik disini refresh


    Komentar Via Facebook


    Profil LIRANEWS.COM

    Dewan Pengarah :  Mayjen TNI (Purn) Arief Siregar, SH, MH, M.Sc • Mayjen TNI (Purn) Zulfahmi Rizal, M.Sc • Dr. H. Syahrial Yusuf, SE, MM • Prof, Dr, Ir, Marsudi W. Kisworo, M.Sc • Prof, Dr, Ahmad Mubarok Dewan Redaksi :  Drs. HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si • M Husnie • Mustaqin Ishak • Ahmad Hadariy, S.Ag Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Indra Lesmana Wakil Pemimpin Redaksi : M. [...]

    Facebook

    Twitter